Masalah yang ada dalam ergonomi dengan efek keilmuwan psikologi (MASALAH ERGONOMI DALAM PEMBANGUNAN TROTOAR)

Februari 26, 2010

Masalah yang ada dalam ergonomi  dengan efek keilmuwan psikologi

Artikel

MASALAH ERGONOMI DALAM PEMBANGUNAN TROTOAR

Pembangunan trotoar telah menjadi prioritas  pembangunan di setiap kota karena merupakan salah satu penilaian keberhasilan pembangunan kota. Fungsi trotoar dimaksudkan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan pejalan kaki serta kelancaran lalu lintas, tetapi kenyataannya belum dapat memenuhi tujuan tersebut. Sehubungan dengan  hal tersebut telah dilakukan observasi terhadap kondisi trotoar di ruas-ruas jalan. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa trotoar  (baik  yang sudah lama maupun yang baru) tidak rata, krebnya terlalu tinggi, terputus atau terhalang oleh pohon, tiang traffic light, bangunan suci dsb. Kondisi demikian jelas belum dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna khususnya bagi mereka yang berusia lanjut, cacat mata atau kaki, pemakai kursi roda atau kereta bayi. Bahkan di beberapa trotoar telah menyebabkan kecelakaan. Untuk itu disarankan agar trotoar lebih rata, tidak terputus dan krebnya tidak terlalu tinggi dan harus sinkrun dengan pembangunan got, jalan, listrik, telepon, air minum dan penanaman pohon penghijauan.

1.  Standar desain pembangunan trotoar sekarang  lebih mengutamakan keberadaannya sebagai

syarat penilaian keberhasilan pembangunan  kota dan kurang memperhatikan kepentingan pejalan kaki.

2.  Trotoar sering dimanfaatkan untuk fungsi lain seperti tempat jualan, bengkel sepeda motor, tempat bahan bangunan sehingga mengganggu pengguna

3.  Pembangunan trotoar sering menimbulkan masalah baru seperti banjir, kesulitan parkir kendaraan.

4.  Trotoar dibangun tidak rata sehingga kurang nyaman bagi pemakai terutama bagi mereka yang berusia lanjut, cacat mata atau kaki, pemakai kursi roda dan kereta bayi dan rawan kecelakaan.

5.  Trotoar sering terputus tanpa tanda atau peringatan sehingga kurang nyaman bagi pemakai dan dapat menyebabkan kecelakaan.

6.  Pembangunan trotoar kurang sinkrun dengan pembangunan got, jalan, listrik, telepon, air minum dan penanaman pohon penghijauan.

SARAN

1.  Pembangunan trotoar agar lebih mengutamakan kepentingan pejalan kaki guna member kenyamanan dan keamanan bagi pemakai.

2.  Penggunaan trotoar untuk keperluan lain yang sampai mengganggu fungsi trotoar perlu ditertibkan dengan penerapan sangsi yang tegas

3.  Apabila trotoar dibangun di atas got harus terjamin kelancaran aliran air dalam got sehingga tidak menimbulkan banjir.

4.  Pemangunan trotoar agar disesuaikan dengan  standar moderen sehingga nyaman bagi pemakai dan kendaraan pemakai jalan.

5.  Pembangunan trotoar jangan sampai terputus apalagi ke pinggir got atau sungai. Apabila terputus harus diberi tanda peringatan.

6.  Pembangunan trotoar agar sinkrun dengan pembangunan got, jalan, jaringan listrik, telepon, air minum dan pananaman pohon penghijauan.

“Fungsi dari Ergonomi dalam Kelangsungan Hidup Manusia dalam segala Aspek Kehidupan Manusia”

Februari 20, 2010

“Fungsi dari Ergonomi dalam Kelangsungan Hidup Manusia dalam segala Aspek Kehidupan Manusia”

Ergonomi adalah satu ilmu yang peduli akan adanya keserasian manusia dan pekerjaannya. Ilmu ini menempatkan manusia sebagai unsur pertama, terutama kemampuan, kebolehan, dan batasannya. Ergonomi bertujuan membuat pekerjaan, peralatan, informasi, dan lingkungan yang serasi satu sama lainnya. Metodenya dengan menganalisis hubungan fisik antara manusia dengan fasilitas kerja. Manfaat dan tujuan ilmu ini adalah untuk mengurangi ketidaknyamanan pada saat bekerja. Dengan demikian Egonomi berguna sebagai media pencegahan terhadap kelelahan kerja sedini mungkin sebelum berakibat kronis dan fatal.

Aplikasi ergonomi dalam desain sistem kerja memberikan peranan penting dalam meningkatkan faktor keselamatan dan kesehatan kerja, misalnya: desain sistem kerja untuk mengurangi rasa nyeri dan ngilu pada sistem kerangka dan otot manusia. Desain stasiun kerja untuk alat peraga visual display, untuk mengurangi ketidaknyamanan visual dan postur kerja. Desain perkakas kerja untuk mengurangi kelelahan kerja. Desain peletakan instrumen dan sistem pengendali agar didapat optimasi dalam proses transfer informasi sehingga dihasilkan suatu respon yang cepat dengan meminimumkan resiko kesalahan, dan meningkatkan efisiensi kerja dan hilangnya resiko kesehatan akibat metode kerja yang kurang tepat.

Peran/ fungsi ergonomi dalam kehidupan sehari-hari dapat dikelompokkan menjadi 3, yaitu:

1. Perancangan produk.

2. Meningkatkan keselamatan dan higiene kerja.

3. Meningkatkan produktivitas kerja.

Sasaran dari Ergonomi yaitu meningkatkan para pengguna agar dapat mencapai prestasi kerja yang tinggi dalam kondisi yang nyaman, aman dan tenteram. Adapun lingkup kajian Ergonomi dapat dikelompokkan dalam 4 bidang lingkup kajian, yaitu

1. Display

Display adalah alat yang menyajikan informasi tentang lingkungan yang dikomunikasikan dalam bentuk tanda-tanda atau lambang-lambang. Display terbagi menjadi 2 bagian, yaitu display statis dan display dinamis. Display statis adalah display yang memberikan informasi tanpa dipengaruhi oleh variabel waktu, misalnya peta, papan pengumuman. Sedangkan display dinamis adalah display yang dipengaruhi oleh variabel waktu, misalnya speedometer yang memberikan informasi kecepatan kendaraan bermotor dalam setiap kondisi.

2. Kekuatan fisik manusia (Fisiologi).

Penelitian ini mencakup mengukur kekuatan/daya fisik manusia ketika bekerja dan mempelajari bagaimana cara kerja serta peralatan harus dirancang agar sesuai bagian dari biomekanik.

3. Ukuran/dimensi dari tempat kerja (antropometri).

Penelitian ini diarahkan untuk mendapatkan ukuran tempat kerja yang sesuai dengan ukuran tubuh manusia, dipelajari dalam antropometri.

4. Lingkungan fisik.

Penelitian ini berkenaan dengan perancangan kondisi lingkungan fisik dari ruangan dan fasilitas-fasilitas dimana manusia bekerja. Hal ini meliputi perancangan cahaya, suara, warna, temperatur, kelembaban, bau-bauan dan getaran pada suatu fasilitas kerja.

Misalnya dalam perancangan produk suatu Handphone. Dengan memperhatikan faktor-faktor Ergonomi maka hasil perancangan akan mengarah kepada kenyamanan dalam menggunakannya. Adapun faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam perancangan handphone agar Ergonomi yaitu:

1. Penggunaan display layar, warna keypad, warna handphone sehingga memudahkan          pembacaan dan tidak melelahkan mata.

2. Perancangan dimensi handphone sehingga ukuran menyesuaikan dengan ukuran standar manusia.

3. Perancangan berat handphone sehingga tidak melelahkan manusia saat dibawa.

4. Desain ukuran keypad sehingga memudahkan jari-jari kita untuk navigasi.

Artikel

Di zaman yang modern ini banyak diciptakan barang yang serba guna, tapi belum tentu ergonomi. Misalkan saja produk- produk yang tidak memenuhi standar dalam bentuk, fungsi, warna, suara dan yang lainnya. Sedangkan produk- produk yang ergonomic, adalah produk yang sudah memenuhi standar, contohnya saja, dulu mungkin pencukur hanya dibuat khusus untuk laki- laki, sekarang ini telah banyak dibuat alat pencukur khusus untuk wanita dengan berbagai type merek yang berbeda- beda. Kita disini harus pintar dalam memilih produk tersebut, jangan hanya melihat penampilan (warna dan bentuk yang indah) tapi juga keamanan dan kesehatannya. Salah- satu contoh produk pencukur khusus wanita dengan berbagai criteria seperti :

  • Silet dobel yang stainless stell (mencukur lebih halus, licin dan bersih)
  • Lapisan pelican yang memuluskan
  • Penutup plastic (tinggal geser kanan- kiri)
  • Pegangan bergerigi (sehingga pegangannya anti selip)
  • Praktis (tidak perlu buka dan pasang silet
  • Extra nyaman (pemakaian berulang kali)
  • Desain Ergonomis dan warna yang exslusif

Dengan kriteria diatas, tentu kita bisa melihat bahwa produk tersebut sangat bagus dan akhirnya akan memutuskan untuk memilih dan memakai produknya.

Dari penggunaan alat pencukur khusus wanita itu kita akan merasakan efek psikologisnya bahwa kita diperhatikan, merasa menjadi lebih bersih, nyaman dan sehat, merasa puas terhadap diri sendiri, sehingga akan menimbulkan efek yang positif pula dalam kehidupan sehari- hari kita. Seperti selalu berpikir positif, ceria, bersih, dan yang lainnya.

KETIDAKPUASAN KERJA

Desember 21, 2009

KETIDAKPUASAN KERJA

Contoh kasus yang bisa diambil dari ketidakpuasan kerja diantaranya yaitu :

Dina, manager product marketing di sebuah perusahaan high tech, mempresentasikan hasil proyek riset marketnya pada VP Marketing, Martin. Lima menit kemudian, Martin mengajukan pertanyaan yang menantang metodologi tim dina dalam melakukan riset pendahuluan. Kendati pun dita sudah mempertimbangkan saran Martin sebelum menentukan proses yang dipilih, ia memjawab secara diplomatis, ”Pendapat yang sangat baik. Saya akan minta tim untuk mengumpulkan data dan akan menyampaikannya kepada bapak sebelum pulang kerja.” tapi Martin makin menantang asumsi Dina, yang mana sekali lagi dijawab secara diplomatis dan presentasi berjalan cepat. Dina tak pernah menggunakan power point presentasi yang sudah disiapkan dirinya dan timnya selama berjam- jam, tapi Martin justru makin meningkatkan tantangannya. Akhirnya dina mengatakan akan kembali dengan daftar jawaban yang lebih banyak untuk pertanyaannya. Dina kecewa dengan dengan perlakuan bos nya dan beberapa bulan kemudian, ia mengundurkan diri.

Dari contoh diatas, dina termasuk tipe guardian (hormat pada otoritas) dan Martin tipe rasional (respek pada kompetensi di atas segalanya dan skeptis dengan hierarchy dan otoritas karena posisi). Dina harus merespon secara langsung pada Martin Ketimbang menghindar. Jelaskan pendapatnya sudah dipertimbangkan dan alasan mengapa memilih jalan yang lebih efektif. Jika Dina bisa menjelaskan kompetensinya yang memuaskan Martin, Dina bisa meneruskan presentasinya. Sebaliknya, Martin menerjemahkan penghormatan Dina sebagai kurang percaya diri, dan dari situ tidak percaya dengan metode- metodenya, menilainya tidak kompeten dan tidak lengkap.

KEPUASAAN KERJA

Desember 21, 2009

KEPUASAAN KERJA.

“Mendapatkan Karir yang diinginkan dan Kepuasaan Kerja.”

Bagi eksekutif sibuk yang sering harus menaghadapi tuntutan profesional yang keras, waktu termasuk komoditi yang sangat langka. Sebagai profesional, mereka juga menginginkan kepuasaan dalam bekerja atau berkarir. Adapaun langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mendapatkan keduanya diantaranya yaitu :

  1. Rumuskan Kepuasaan Karir

karir yang luar biasa bukan hanya perlu bekerja secara baik di dunia eksternal, tapi juga mengerjakan pekerjaan yang disukai atau dicintai. Membedakan suskes karir dengan kepuasaan kerja sering merupakan tantangan bagi banyak eksekutif sukses. Berikut, 4 pertanyaan sederhana untuk menentukan sumber utama kepuasaan karir personal.

  • Apa keterampilan terbesar yang anda paling anda sukai ?
  • Pekerjaan apa yang paling menarik minat anda dan membuat anda menggunakan keterampilan terbaik anda?
  • Apa jenis penghargaan atau hasil yang paling bermakna untuk anda ?
  • Apa peran pekerjaan anda yang paling anda sukai ?

Gunakan pertanyaan-pertanyaan ini untuk menentukan arah karir terbaik anda.

  1. Buat rencana karir sederhana

Ucapkan kata rencana pada seorang eksekutif dan akan langsung muncul banyak informasi dan analisis, dokumentasi berhalaman-halaman dan upaya berbulan-bulan. Reaksi instinktif nya adalah, ”saya tak punya waktu untuk itu.” Rencana karir yang dimaksudkan disini bisa sesederhana dokumen satu halaman yang mencatat tujuan jangka panjang karir dan bagaimana berencana membangun keterampilan-keterampilandan pengalaman untuk membuat diri anda lebih mudah mencari pekerjaan pada tahun berikutnya, tiga tahun berikutnya, dan disepanjang karir anda. Bahkan empat sampai tujuh kalimat singkat pada secarik kertas dapat memberikan fokus yang anda perlukan untuk menuntun pilihan karir dan gerakan-gerakan anda secara strategis. Rencana karir yang strategis dan penuh pertimbangan tidak memerlukan persiapan panjang dan intensif.

  1. Tulis resume yang focus pada prestasi.

Anda bukan hanya perlu resume yang kuat setiap saat, misalnya pada saat perusahaan mendadak restruktrurisasi atau peluang-peluang untuk duduk dalam dewan, tapi anda perlu sejenis resume khusus. Resume yang focus pada prestasi dan hasil dalam jumlah kuantitas adalah cara terbaik untuk memperlihatkan nilai-nilai anda. Resume yang berorientasi pada prestasi menjelaskan brand khusus eksekutif anda atau professional dalam arti hasil kongkret. Yang paling penting bukan jabatan atau tanggung jawab,pekerjaan, tapi apa yang anda capai dalam pekerjaan tersebut. Predictor terbaik untuk masa depan adalah kinerja masa lalu, jadi beri penekanan pada hal ini karena itulah yang paling menarik bagi calon pimpinan.

  1. Rumuskan keunggulan kompetitif anda

Kenali keunggulan kompetitif anda dengan memberikan pandangan makro brand anda yang dapat  membuat anda tampak istimewa pada peluang tertentu. Sebagai contoh, kompetisi secara sukses untuk promosi yang diinginkan untuk marketing perlu lebih dari penjelasan tentang keterampilan marketing, komunikasi anda dan track record yang kuat, yang lebih berkesan adalah keunggulam kompetitif yang menjelaskan pengalaman anda luas disemua bidang fungsi marketing. Terdiri dari komunikasi, segmentasi pasar, branding dan riser pasar.

( Sumber Make the ride career move : 28 critical insights and strategies  to land your dream job oleh Rachelle z.canter ).

Kepemimpinan Modern Choice approach to Participation (Vroom & Yetton)

November 23, 2009

KEPEMIMPINAN

MODERN CHOICE APPROACH TO PARTICIPATION

(VROOM &  YETTON)

 

Beberapa orang dalam hidupnya mengenal banyak orang, tetapi hanya sedikit teman sejati. Teman sejati akan didapat dengan ketulusan hati, kepribadian serta rasa tanggung jawab bukan dari kesempatan, nasib baik ataupun dari potensi duniawi. Seorang  berkepribadian ekstrover mungkin mempunyai peluang untuk mengenal banyak orang karena mereka lebih berorientasi ke dunia luar.

Dalam suatu pekerjaan terutama yang menuntut team work/ kelompok kerja didalamnya harus saling sejalan, sependapat atau mungkin juga satu karakter yang sama, walaupun dengan banyak ide yang berbeda tetapi tetap satu. Disini pemimpin dalam team work itu harus cerdas dan cermat, dalam pengambilan keputusan, membuat suasana salalu hidup dan bervariatif agar bisa menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Team work ini bisa kita temukan dalam pekerjaan seperti, entertainment, peneliti, konsultan / pengacara, dan yang lainnya.

 

 

 

Kepemimpinan Contingensi of Leadhership (Fiedler)

November 22, 2009

KEPEMIMPINAN

CONTINGENSI OF LEADERSHIP (FIEDLER)

 

Kematangan emosional sangat sedikit hubunganya dengan umur, tetapi mempunyai pengaruh besar dalam menentukan kesuksesan seseorang. Orang yang matang adalah orang yang jarang sekali marah dan jarang sekali kehilangan keseimbangan. Pemimpin yang matang biasanya mempunyai hubungan dan interaksi yang baik dengan para bawahanya. Bias  mengendalikan  dan mempengaruhi suatu situasi. Sehingga para bawahan tidak takut untuk menghampiri seorang pemimpin.

Peran komunikasi dalam hal ini sangat penting, karena dengan komunikasi bisa tercipta hubungan yang baik antara pimpinan dan bawahan. Pemimpin yang bisa mendengarkan adalah pemimpin ynag bijaksana dan toleran memandang semuanya baik dan positif. Sehingga akan tercipta relationship oriented yang tinggi.

Kepemimpinan Path-Goal Theory (Robert House)

November 22, 2009

KEPEMIMPINAN

PATH- GOAL THEORY (ROBERT HOUSE)

Seorang pemimpin yang berorientasi dengan teori ini akan selalu membantu karyawannya untuk mencapai tujuan mereka baik dengan mamberi arah dan dukungan yang dibutuhkan supaya tercapai tujuan kelompok/ organisasi secara keseluruhan.

Lucretius mengatakan, “air yang menetes terus- menerus akhirnya akan melubangi batu”, mungkin adalah ungkapan untuk teori tersebut. Terus menerus mencoba, tidak perduli berapa lama dan sekalipun tugas itu sangat melelahkan.

Pemimpin suatu perusahaan supaya bisa tercapai tujuan dari organisasi, maka yang pertama ia lakukan adalah melihat, membantu, dan mengembangkan para bawahannya, dengan cara diantaranya yaitu :

  • Dengan membuat surat kontrak kerja yang jelas. Yang berisi, peraturan-peraturan perusahaan yang harus dipatuhi, waktu jam kerja, gaji, bonus, dan yang lainnya.
  • Membuat job discreption yang sesuai dengan ISO, yang tiap tahunnya dipantau untuk diperbaiki dan perbaharui supaya daya kerja karyawan maksimal.
  • Memberikan reward ke pekerja yang berprestasi dan mempunyai potensi untuk sukses seperti (Menyekolahkan kembali, tunjangan rumah, naik haji/ umroh dan bonus tahunan).
  • Performance /bulan dari karyawan
  • Menjalin komunikasi yang hangat dan kondusif, sehingga karyawan tidak merasa takut untuk membicarakan masalah dan idenya.

 

Motivasi Job Enrichment

November 22, 2009

MOTIVASI

JOB ENRICHMENT

 

Filsuf yunani Sophocles percaya bahwa “tuhan tidak akan pernah mau menolong orang yang tidak mau berusaha”. Kesuksesan akan mengikuti kita karena kita belajar hidup dalam batas- batas tetapi dilakukan dengan seluruh kemampuan yang kita punya.

Ada 2 macam ketegangan. Salah- satu diantaranya adalah akibat dari rintangan- rintangan eksternal yang menghambat seseorang dalam mencapai cita- citanya. Teori job enrichment adalah salah satu teori yang bisa mengatasi masalah itu agar seseorang bisa lebih bertanggunag jawab, mempunyai pengendalian diri dan kesempatan untuk melaksanakan pekerjaan yang menarik, penuh tantangan, dan berarti.

Seorang sekertaris direksi bisa meningkatkan motivasi instrinsiknya dan kepuasan kerjanya dengan melakukan langkah yang tepat diantaranya yaitu:

  • Mengetahui hobi atau kesukaan dari atasan, seperti membaca majalah dan Koran yang sama seperti yang di baca oleh atasan, dengan itu pekerjaan kita akan lebih bervariasi dalam arti tidak ketinggalan informasi dan menjadi orang yang lebih smart dengan kecakapan dan wawasan lebih luas.
  • Membuat perncanaan kerja sendiri (/hari, /minggu, /bulan dan /tahun) dan mempunyai manajemen waktu yang tepat.

 

Motivasi (Abraham Maslow)

November 22, 2009

MOTIVASI

( ABRAHAM MASLOW )

 

Para sosiolog menyatakan bahwa orang- orang yang sudah dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya mempunyai kemampuan untuk menikmati segala sesuatu yang ada disekitarnya. Mereka tidak memanjakan pandangnnya terhadap hidup dengan cara marah- marah, mengeluh, dan dengan cemas memikirkan semuanya. Mereka berhasil dalam menemukan kebahagiaan dalam hidup karena mereka mempunyai semangat.

Pernyataan di atas dalam teorinya Maslow adalah seseorang yang sudah mencapi tingkat hirarki kebutuhan tertinggi yaitu Aktualisasi. Aktualisasi bisa tercapai apabila seseorang sudah tidak memandang lagi kebutuhan dasar sebagai kebutuhan pokok.

Seorang pengajar/ pendidik di sekolah ataupun instansi- instansi lainnya adalah salah- satu orang yang sudah mencapai aktualisasi diri, karena mereka dengan itu mendapat kepuasan diri, dengan hati senang dan total mereka memberikan semua ilmu yang mereka punya dan tanpa pamrih.

Orang- orang besar seperti mahatma gandhi, ibu theresa mereka hidup untuk orang lain. Kebahagian bisa mereka dapat apabila mereka sudah melakukan kebaikan dan sesuatu yang berguna untuk orang lain.

Totalitas untuk seorang pekerja sangat penting, karena bisa membangun motivasi yang tinggi. Sungguh- sungguh dan bertanggung jawab atas pekerjaan dan pilihan adalah seseorang yang dapat memandang hidup secara positif.

Motivasi Kerja

November 22, 2009

MOTIVASI KERJA

Kesan atau gambaran (image) sangat populer akhir- akhir ini. Para politisi bekerja keras untuk menciptakan kesan yang diharapkan. Para selebriti memperhatikan cara mereka berbusana dan beraksi agar kesan terhadap mereka berubah atau justru tidak berubah. Para psikiater merujuknya sebagai figur bapak dan figur ibu. Kebanyakan karyawan ingin memberikan kesan baik kepada atasan mereka. Untuk menciptakan kesan tsb salah satu cara yang harus kita lakukan adalah bisa mengenal diri kita sendiri sehingga kita akan mempunyai motivasi kerja yang tinggi.

Motivasi kerja sangat penting dengan itu bisa membuat seeorang mencapai prestasi yang diinginkan. Motivasi kerja yang tinggi akan membuat seeorang bekerja dengan keras, tekun, ulet, melakukan yang terbaik dan mengeluarkan semua kemampuan yang ada.

Seorang yang bekerja sebagai administrasi keuangan dalam suatu perusahaan besar dituntut untuk bekerja dengan cepat dan ontime dalam arti dia harus selalu siap untuk memberikan laporan dan informasi keuangan perusahaan setiap waktu. Selain peran yang besar juga menuntut tanggung jawab yang besar pula. Semua itu bisa tercapai apabila dia selalu mempunyai motivasi kerja yang tinggi. Dan selain itu, motiv (ingin pulang cepat, reward dll) baik eksternal /internal seseorang, juga merupakan modal dasar untuk mencapai semua itu.