Motivasi (Abraham Maslow)

MOTIVASI

( ABRAHAM MASLOW )

 

Para sosiolog menyatakan bahwa orang- orang yang sudah dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya mempunyai kemampuan untuk menikmati segala sesuatu yang ada disekitarnya. Mereka tidak memanjakan pandangnnya terhadap hidup dengan cara marah- marah, mengeluh, dan dengan cemas memikirkan semuanya. Mereka berhasil dalam menemukan kebahagiaan dalam hidup karena mereka mempunyai semangat.

Pernyataan di atas dalam teorinya Maslow adalah seseorang yang sudah mencapi tingkat hirarki kebutuhan tertinggi yaitu Aktualisasi. Aktualisasi bisa tercapai apabila seseorang sudah tidak memandang lagi kebutuhan dasar sebagai kebutuhan pokok.

Seorang pengajar/ pendidik di sekolah ataupun instansi- instansi lainnya adalah salah- satu orang yang sudah mencapai aktualisasi diri, karena mereka dengan itu mendapat kepuasan diri, dengan hati senang dan total mereka memberikan semua ilmu yang mereka punya dan tanpa pamrih.

Orang- orang besar seperti mahatma gandhi, ibu theresa mereka hidup untuk orang lain. Kebahagian bisa mereka dapat apabila mereka sudah melakukan kebaikan dan sesuatu yang berguna untuk orang lain.

Totalitas untuk seorang pekerja sangat penting, karena bisa membangun motivasi yang tinggi. Sungguh- sungguh dan bertanggung jawab atas pekerjaan dan pilihan adalah seseorang yang dapat memandang hidup secara positif.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: