“Fungsi dari Ergonomi dalam Kelangsungan Hidup Manusia dalam segala Aspek Kehidupan Manusia”

“Fungsi dari Ergonomi dalam Kelangsungan Hidup Manusia dalam segala Aspek Kehidupan Manusia”

Ergonomi adalah satu ilmu yang peduli akan adanya keserasian manusia dan pekerjaannya. Ilmu ini menempatkan manusia sebagai unsur pertama, terutama kemampuan, kebolehan, dan batasannya. Ergonomi bertujuan membuat pekerjaan, peralatan, informasi, dan lingkungan yang serasi satu sama lainnya. Metodenya dengan menganalisis hubungan fisik antara manusia dengan fasilitas kerja. Manfaat dan tujuan ilmu ini adalah untuk mengurangi ketidaknyamanan pada saat bekerja. Dengan demikian Egonomi berguna sebagai media pencegahan terhadap kelelahan kerja sedini mungkin sebelum berakibat kronis dan fatal.

Aplikasi ergonomi dalam desain sistem kerja memberikan peranan penting dalam meningkatkan faktor keselamatan dan kesehatan kerja, misalnya: desain sistem kerja untuk mengurangi rasa nyeri dan ngilu pada sistem kerangka dan otot manusia. Desain stasiun kerja untuk alat peraga visual display, untuk mengurangi ketidaknyamanan visual dan postur kerja. Desain perkakas kerja untuk mengurangi kelelahan kerja. Desain peletakan instrumen dan sistem pengendali agar didapat optimasi dalam proses transfer informasi sehingga dihasilkan suatu respon yang cepat dengan meminimumkan resiko kesalahan, dan meningkatkan efisiensi kerja dan hilangnya resiko kesehatan akibat metode kerja yang kurang tepat.

Peran/ fungsi ergonomi dalam kehidupan sehari-hari dapat dikelompokkan menjadi 3, yaitu:

1. Perancangan produk.

2. Meningkatkan keselamatan dan higiene kerja.

3. Meningkatkan produktivitas kerja.

Sasaran dari Ergonomi yaitu meningkatkan para pengguna agar dapat mencapai prestasi kerja yang tinggi dalam kondisi yang nyaman, aman dan tenteram. Adapun lingkup kajian Ergonomi dapat dikelompokkan dalam 4 bidang lingkup kajian, yaitu

1. Display

Display adalah alat yang menyajikan informasi tentang lingkungan yang dikomunikasikan dalam bentuk tanda-tanda atau lambang-lambang. Display terbagi menjadi 2 bagian, yaitu display statis dan display dinamis. Display statis adalah display yang memberikan informasi tanpa dipengaruhi oleh variabel waktu, misalnya peta, papan pengumuman. Sedangkan display dinamis adalah display yang dipengaruhi oleh variabel waktu, misalnya speedometer yang memberikan informasi kecepatan kendaraan bermotor dalam setiap kondisi.

2. Kekuatan fisik manusia (Fisiologi).

Penelitian ini mencakup mengukur kekuatan/daya fisik manusia ketika bekerja dan mempelajari bagaimana cara kerja serta peralatan harus dirancang agar sesuai bagian dari biomekanik.

3. Ukuran/dimensi dari tempat kerja (antropometri).

Penelitian ini diarahkan untuk mendapatkan ukuran tempat kerja yang sesuai dengan ukuran tubuh manusia, dipelajari dalam antropometri.

4. Lingkungan fisik.

Penelitian ini berkenaan dengan perancangan kondisi lingkungan fisik dari ruangan dan fasilitas-fasilitas dimana manusia bekerja. Hal ini meliputi perancangan cahaya, suara, warna, temperatur, kelembaban, bau-bauan dan getaran pada suatu fasilitas kerja.

Misalnya dalam perancangan produk suatu Handphone. Dengan memperhatikan faktor-faktor Ergonomi maka hasil perancangan akan mengarah kepada kenyamanan dalam menggunakannya. Adapun faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam perancangan handphone agar Ergonomi yaitu:

1. Penggunaan display layar, warna keypad, warna handphone sehingga memudahkan          pembacaan dan tidak melelahkan mata.

2. Perancangan dimensi handphone sehingga ukuran menyesuaikan dengan ukuran standar manusia.

3. Perancangan berat handphone sehingga tidak melelahkan manusia saat dibawa.

4. Desain ukuran keypad sehingga memudahkan jari-jari kita untuk navigasi.

Artikel

Di zaman yang modern ini banyak diciptakan barang yang serba guna, tapi belum tentu ergonomi. Misalkan saja produk- produk yang tidak memenuhi standar dalam bentuk, fungsi, warna, suara dan yang lainnya. Sedangkan produk- produk yang ergonomic, adalah produk yang sudah memenuhi standar, contohnya saja, dulu mungkin pencukur hanya dibuat khusus untuk laki- laki, sekarang ini telah banyak dibuat alat pencukur khusus untuk wanita dengan berbagai type merek yang berbeda- beda. Kita disini harus pintar dalam memilih produk tersebut, jangan hanya melihat penampilan (warna dan bentuk yang indah) tapi juga keamanan dan kesehatannya. Salah- satu contoh produk pencukur khusus wanita dengan berbagai criteria seperti :

  • Silet dobel yang stainless stell (mencukur lebih halus, licin dan bersih)
  • Lapisan pelican yang memuluskan
  • Penutup plastic (tinggal geser kanan- kiri)
  • Pegangan bergerigi (sehingga pegangannya anti selip)
  • Praktis (tidak perlu buka dan pasang silet
  • Extra nyaman (pemakaian berulang kali)
  • Desain Ergonomis dan warna yang exslusif

Dengan kriteria diatas, tentu kita bisa melihat bahwa produk tersebut sangat bagus dan akhirnya akan memutuskan untuk memilih dan memakai produknya.

Dari penggunaan alat pencukur khusus wanita itu kita akan merasakan efek psikologisnya bahwa kita diperhatikan, merasa menjadi lebih bersih, nyaman dan sehat, merasa puas terhadap diri sendiri, sehingga akan menimbulkan efek yang positif pula dalam kehidupan sehari- hari kita. Seperti selalu berpikir positif, ceria, bersih, dan yang lainnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: